Pendidikan untuk Semua: Memahami Peserta Didik Berkebutuhan Khusus (PDBK)

Kalianget – Peserta Didik Berkebutuhan Khusus (PDBK) merupakan bagian penting dari dunia pendidikan yang memerlukan perhatian khusus. PDBK adalah Peserta didik dengan keunikan tersendiri yang membutuhkan pendekatan berbeda dalam pembelajaran untuk menggali potensi mereka secara maksimal.

SMKN 1 Kalianget merupakan sekolah inklusi, di mana sekolah inklusi diwajibkan untuk menerima peserta didik berkebutuhan khusus. Ibu Nia Tyas Anggraini, S.Pd., MT. Selaku Koordinator guru pembimbing khusus PDBK di SMKN 1 Kalianget, terdapat 13 PDBK dengan jenis kebutuhan khusus yang berbeda, termasuk slow learner, autis, dan speech delay. Kegiatan untuk PDBK berupa bimbingan khusus yang diberikan sesuai kebutuhan individu. SMKN 1 Kalianget telah menyediakan fasilitas berupa bimbingan yang dilaksanakan seminggu dua kali, yakni pada hari Selasa dan Rabu. Pelaksanaan bimbingan ini disesuaikan dengan jenis kebutuhan khusus masing-masing siswa. Selain itu, guru pengajar yang terlibat juga telah memiliki sertifikat GPK (Guru Pembimbing Khusus).

SMKN 1 Kalianget menjadi salah satu lembaga pendidikan yang terus berkomitmen menghadirkan pendidikan inklusif. Sekolah ini telah mengambil berbagai langkah strategis untuk memastikan PDBK mendapatkan dukungan yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Langkah-langkah ini mencakup pengadaan fasilitas ramah disabilitas, pelatihan guru, hingga program pendampingan khusus.

Sejalan dengan itu, Ibu Nia Tyas Anggraeni, S.Pd, MT, PDBK di SMKN 1 Kalianget menjelaskan pentingnya kolaborasi dalam mendukung perkembangan anak-anak ini.
“PDBK bukan hanya tanggung jawab guru pembimbing, tetapi juga seluruh komunitas sekolah. Dengan kolaborasi yang baik antara guru, teman sebaya, dan orang tua, kami yakin mereka dapat berkembang menjadi individu yang mandiri dan percaya diri,” jelasnya.

Harapan dari Ibu Nia Tyas Anggraeni, S.Pd, MT, adalah adanya perubahan yang lebih baik pada siswa PDBK, baik dari segi karakter maupun kemampuan berpikir. Misalnya, jika sebelumnya siswa mengalami kesulitan membaca, minimal ada perubahan sehingga mereka dapat membaca dan berhitung. Selain itu, ia juga berupaya meningkatkan motivasi belajar PDBK agar prestasi mereka meningkat, serta mendorong rasa percaya diri sehingga mereka dapat berinteraksi dengan lebih baik dan berkembang menjadi individu yang mandiri.

Berbagai program telah dirancang oleh SMKN 1 Kalianget untuk mendukung PDBK, mulai dari pembelajaran berbasis kebutuhan individual hingga kegiatan ekstrakurikuler yang mendorong partisipasi aktif mereka. Salah satu contoh nyata adalah penyediaan alat bantu belajar, seperti media pembelajaran berbasis teknologi, untuk membantu siswa dengan kebutuhan khusus.

Tidak hanya itu, suasana inklusif juga terus diciptakan di lingkungan sekolah. Guru dan siswa dilibatkan dalam berbagai kegiatan yang mengajarkan nilai-nilai empati, toleransi, dan penghormatan terhadap keberagaman.

Dengan komitmen kuat tersebut, SMKN 1 Kalianget berharap dapat menjadi contoh bagi institusi pendidikan lainnya dalam mendukung pendidikan inklusif yang merata dan berkeadilan bagi seluruh anak bangsa.

Gelar Rapat RKAS Bersama Kacabdin Tahun Anggaran 2025

Kalianget, 10 Januari 2025 — SMK Negeri 1 Kalianget mengadakan rapat penyusunan Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS) untuk tahun anggaran 2025. Acara penting ini berlangsung di ruang rapat utama sekolah dan dihadiri oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacap), Kepala Sekolah, para Wakil Kepala Sekolah, serta sejumlah pihak terkait yang memiliki peran strategis dalam perencanaan anggaran.

Rapat dimulai dengan sambutan dari Kepala Sekolah, yang menekankan pentingnya perencanaan yang matang dan transparan dalam menyusun anggaran. Beliau menegaskan bahwa RKAS merupakan dasar pelaksanaan program-program sekolah di tahun mendatang, sehingga memerlukan keterlibatan aktif seluruh peserta rapat. Sambutan ini diikuti oleh arahan dari Kacap, yang memberikan pandangan strategis tentang arah kebijakan pendidikan di wilayah tersebut, termasuk prioritas yang harus didukung melalui anggaran sekolah.

Dalam rapat ini, berbagai topik dibahas secara mendalam, termasuk evaluasi anggaran tahun sebelumnya, identifikasi kebutuhan prioritas, dan pembahasan program-program unggulan. Beberapa poin penting yang menjadi sorotan adalah peningkatan fasilitas pembelajaran, pengadaan alat-alat praktik untuk mendukung kompetensi siswa, serta pelatihan dan pengembangan profesionalisme guru.

Para peserta rapat juga berdiskusi tentang pengalokasian dana dari berbagai sumber, seperti Bantuan Operasional Sekolah (BOS), dan sumber pendanaan lainnya. Dalam proses ini, setiap usulan program diuji kelayakan dan relevansinya dengan visi dan misi sekolah. Hal ini dilakukan untuk memastikan anggaran yang tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal demi mendukung kegiatan akademik maupun non-akademik.

Selain itu, rapat berlangsung secara dinamis, dengan suasana diskusi yang konstruktif dan partisipatif. Setiap masukan dari peserta rapat dicatat dan dijadikan bahan pertimbangan dalam penyusunan RKAS. Setelah melalui berbagai sesi pembahasan, hasil rancangan RKAS tahun 2025 disepakati untuk diajukan kepada Dinas Pendidikan guna mendapatkan persetujuan final.

Dengan terlaksananya rapat ini, SMK Negeri 1 Kalianget menunjukkan komitmen kuat dalam menciptakan perencanaan anggaran yang efektif, efisien, dan akuntabel. Diharapkan, anggaran yang telah disusun dapat mendukung kemajuan sekolah serta meningkatkan kualitas pendidikan bagi siswa di tahun mendatang.

Bapak H. Yusuf: 23 Tahun Mengabdi di SMKN 1 Kalianget

SMKN 1 Kalianget patut berbangga memiliki sosok pendidik yang telah menunjukkan dedikasi dan loyalitas tinggi dalam dunia pendidikan. Bapak H. Yusuf, seorang guru Jurusan Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan (DPIB), telah mengabdikan dirinya selama 23 tahun di sekolah ini, mencetak generasi-generasi unggul yang kini berkiprah di berbagai sektor, khususnya di bidang konstruksi dan desain.

Selama lebih dari dua dekade, Bapak H. Yusuf dikenal sebagai seorang pendidik yang tidak hanya menguasai materi pembelajaran, tetapi juga memiliki kemampuan luar biasa dalam membangun karakter siswa. Beliau secara konsisten menerapkan pembelajaran yang interaktif dan berorientasi pada pengembangan kompetensi siswa, baik dalam aspek teknis maupun nonteknis.

Peran besar beliau tidak hanya terbatas di ruang kelas. Bapak H. Yusuf juga aktif dalam berbagai kegiatan pengembangan sekolah, seperti pengelolaan proyek desain, pelatihan keterampilan, hingga partisipasi dalam program-program inovatif yang menjadikan Jurusan DPIB sebagai salah satu program unggulan di SMKN 1 Kalianget. Dengan kontribusi beliau, jurusan ini mampu melahirkan lulusan-lulusan kompeten yang siap bersaing di dunia kerja.

Dalam sambutannya, Kepala Sekolah SMKN 1 Kalianget, Bapak Sirajum Munir, menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya atas dedikasi dan pengabdian Bapak H. Yusuf:
“Bapak H. Yusuf adalah sosok guru yang tidak hanya berperan sebagai pendidik, tetapi juga sebagai pembimbing dan teladan bagi siswa-siswanya. Kontribusi beliau terhadap kemajuan sekolah, khususnya Jurusan DPIB, sangat luar biasa. Beliau telah menunjukkan bahwa menjadi seorang guru bukan sekadar profesi, melainkan pengabdian mulia untuk mencerdaskan generasi bangsa. Kami berharap dedikasi beliau dapat menjadi inspirasi bagi seluruh pendidik, baik di sekolah ini maupun di tempat lain.”

Selain itu, Kepala Program Keahlian DPIB, Ibu Nia Tyas Anggraeni, juga turut memberikan ucapan terima kasih dan harapan kepada Bapak H. Yusuf:
“Selamat menikmati masa purnatugas, Pak Haji Yusuf. Terima kasih atas segala dedikasi dan komitmen Bapak untuk jurusan DPIB selama ini. Semoga Bapak selalu sehat, dilimpahi kebahagiaan, dan selalu dalam lindungan Allah SWT. Kami juga memohon maaf atas segala salah dan khilaf, baik yang disengaja maupun tidak disengaja. Semoga silaturahmi tetap terjalin selalu.”

Dalam kata-kata terakhirnya, Bapak H. Yusuf menyampaikan ungkapan syukur, terima kasih, serta permohonan maaf kepada seluruh guru dan staf di SMKN 1 Kalianget:
“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua rekan guru dan staf yang telah menjadi keluarga saya selama 23 tahun terakhir. Saya mohon maaf jika selama saya bertugas ada salah dan khilaf, baik yang disengaja maupun tidak disengaja. Saya juga berdoa agar SMKN 1 Kalianget terus maju dan melahirkan generasi terbaik bagi bangsa ini. Mari kita jaga silaturahmi ini, karena bagi saya, sekolah ini akan selalu menjadi bagian dari hidup saya. Terima kasih atas semua kenangan indah yang telah kita lalui bersama.”

Pengabdian panjang Bapak H. Yusuf menjadi bukti nyata bahwa dunia pendidikan membutuhkan sosok yang tidak hanya kompeten, tetapi juga memiliki komitmen dan integritas tinggi. Kiprah beliau selama 23 tahun ini tidak hanya membangun sekolah, tetapi juga menciptakan warisan pendidikan yang akan terus dikenang oleh para siswa, rekan sejawat, dan masyarakat luas.

Siswi SMKN 1 Kalianget Raih Juara 1 Kejurkab Sumenep Cabang Atletik 100 Meter Putri U-18

Sumenep, 10 Desember 2024 – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh salah satu siswi SMKN 1 Kalianget. Tirza Meiliana Izaac, siswa kelas X dari jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV), berhasil meraih juara 1 dalam Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Sumenep cabang olahraga atletik nomor sprint 100 meter putri U-18.

Keberhasilan ini menjadi kebanggaan besar bagi sekolah, terutama karena dukungan penuh yang diberikan oleh para guru, pembina, dan kepala sekolah. Meiliana atau yang akrab disapa Icha mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya dan menjadi yang tercepat dalam ajang tersebut.

Dalam pernyataannya, pembina olahraga SMKN 1 Kalianget, Ibu Lydia Krisnawati, S.Pd, mengungkapkan rasa syukurnya atas prestasi yang diraih Icha. “Pertama, puji syukur Alhamdulillah atas kado akhir tahun ini. Srikandi SMK Negeri 1 Kalianget telah menorehkan hasil gemilang, Juara I Lari 100 M Putri U-18. Selamat untuk ananda Icha atas perjuangannya. Semoga medali emas ini menjadi motivasi dan bekal untuk prestasi ke depan,” ujar Ibu Lydia.

Ucapan selamat juga datang dari Kepala Program Keahlian (Kaprogli) DKV Bapak Hairul Amin, S.Pd, yang turut bangga atas prestasi siswanya. “Dengan rasa bangga dan syukur, kami sampaikan selamat yang sebesar-besarnya kepada Meiliana atas pencapaian luar biasa sebagai juara 1 pada Kejurkab Sumenep di kelas sprint (lari cepat 100 meter). Prestasi ini merupakan hasil dari kerja keras, dedikasi, dan semangat pantang menyerah yang telah ditunjukkan. Kami, keluarga besar Jurusan DKV SMK Negeri 1 Kalianget, turut bangga atas prestasi yang diraih. Semoga keberhasilan ini menjadi inspirasi bagi kita semua untuk terus berusaha mencapai yang terbaik di bidang masing-masing. Terima kasih juga kepada pembimbing, pelatih, serta semua pihak yang telah mendukung hingga tercapainya keberhasilan ini. Teruslah melangkah maju, harumkan nama sekolah,” ungkapnya.

Kepala SMKN 1 Kalianget, Bapak Drs. Sirajum Munir, M.Pd., juga memberikan ucapan selamat dan harapannya kepada Icha. “Selamat dan sukses kepada ananda Tirza Meiliana Izaac atas prestasinya sebagai juara 1 Kejurkab Sumenep cabang lari cepat 100 meter putri. Semoga ke depannya bisa terus meraih juara hingga tingkat provinsi dan nasional. Terima kasih kepada Ibu Lydia sebagai pembimbing atas dedikasi yang luar biasa.”

Prestasi ini menjadi bukti bahwa kerja keras, disiplin, dan dukungan yang solid dari lingkungan sekolah mampu melahirkan generasi muda berprestasi. Semoga Tirza Meiliana Izaac terus mengukir prestasi di masa mendatang. Salam Olahraga!

>
<

Dwiki Virly dan Tirza Meiliana Izaac : Wajah Baru Olahraga SMKN 1 Kalianget di POPDA 2024 Sumenep

Sumenep, 1 November 2024 – SMKN 1 Kalianget kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung potensi siswa di bidang olahraga dengan melepas dua atlet pelajar yang akan berlaga di Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) ke-14. Dalam suasana sederhana namun penuh semangat, Dwiki Virly yang akrab disapa Virly dari kelas XI dan Tirza Meiliana Izaac yang akrab disapa Ica dari kelas X, yang keduanya merupakan siswa jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV), mendapat dukungan penuh dari guru, pembina, dan rekan sejurusan mereka.

Pelepasan ini dilakukan di ruang jurusan DKV, dihadiri oleh guru-guru, tenaga kependidikan, serta pembina yang telah mendampingi persiapan Virly dan Ica.  Dukungan yang diberikan terasa sangat berarti, semua yang hadir berharap agar kedua siswa bisa berkompetisi dengan penuh percaya diri di arena POPDA yang akan dilaksanakan di Bangkalan.

Virly dan Ica, yang sudah menjalani latihan intensif, menyambut antusias tantangan yang akan dihadapi di Bangkalan. Mereka menyadari bahwa mereka tidak hanya bertanding untuk diri sendiri, tetapi juga mewakili sekolah.

Persiapan yang telah dilakukan oleh Virly dan Ica mencerminkan dedikasi SMKN 1 Kalianget dalam mendukung perkembangan siswa di bidang akademik dan non-akademik. Dengan dukungan dari guru, Bpk. Arif Kusnaidi, S.Pd sebagai pembina, dan rekan-rekan jurusan DKV, Virly dan Ica kini siap bertanding dan memberikan yang terbaik di POPDA. Harapan besar menyertai langkah mereka, agar pengalaman berharga ini tak hanya menjadi ajang pembuktian diri, tetapi juga membawa prestasi yang membanggakan bagi sekolah dan Kabupaten Sumenep.

WhatsApp Image 2024-10-29 at 13.50.13WhatsApp Image 2024-10-29 at 13.50.12

Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan SMK Negeri 1 Kalianget Dorong Inovasi, Profesionalisme, dan Peningkatan Sarana Pembelajaran

Sumenep, Selasa 29 Oktober 2024. Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan peran guru serta tenaga kependidikan, SMK Negeri 1 Kalianget mengadakan kegiatan pembinaan yang menghadirkan berbagai pemangku kepentingan. Acara ini dihadiri oleh Dr. Budi Sulistyo, S.Pd., M.Si., Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdin) wilayah Kabupaten Sumenep, Komite Sekolah, serta Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Kalianget, Bapak Ishak, S.Pd., M.M.

 

Kepala SMK Negeri 1 Kalianget, Bapak Ishak, S.Pd., M.M., dalam sambutannya menegaskan pentingnya acara pembinaan ini untuk meningkatkan profesionalisme dan kualitas tenaga pendidik. “Kegiatan ini bukan sekadar formalitas, tetapi langkah strategis untuk membentuk tenaga pendidik yang kompeten, profesional, dan berintegritas. Guru yang berkualitas akan mencetak generasi unggul yang siap menghadapi tantangan masa depan,” ungkap Bapak Ishak.

 

Dr. Budi Sulistyo, S.Pd., M.Si., dalam pemaparannya juga memberikan wawasan mengenai tantangan pendidikan di era mendatang. Beliau menekankan pentingnya kesiapan menghadapi perubahan dengan inovasi dalam metode pengajaran dan manajemen pendidikan yang sesuai kebutuhan. “Kita harus selalu beradaptasi dan mempersiapkan berbagai aspek pembelajaran ke depan, mulai dari metode pengajaran hingga sarana penunjang pendidikan,” ujar Pak Budi.

 

Selain itu, Pak Budi juga menekankan pentingnya sarana dan prasarana yang memadai. “Segera ajukan sarpras yang diperlukan, terutama alat-alat praktik di tiap jurusan, agar proses belajar mengajar dapat berlangsung optimal,” tambahnya.

 

Pak Budi juga memberikan perhatian khusus terhadap Lomba Kompetensi Siswa (LKS) sebagai ajang penting untuk mengasah kemampuan siswa. Beliau menekankan bahwa LKS perlu dipersiapkan secara profesional dan menjadi perhatian utama sekolah. “LKS adalah kesempatan bagi siswa untuk mengembangkan keterampilan dan menunjukkan potensi terbaik mereka. Persiapan harus dilakukan sebaik mungkin agar siswa kita siap berkompetisi di tingkat yang lebih tinggi,” kata Pak Budi.

 

Selama sesi tanya jawab, Bapak Musthofa, S.Pd., M.Pd.I., mengangkat pertanyaan terkait fenomena yang baru-baru ini viral mengenai seorang guru yang dihukum oleh pengadilan negeri karena menegur siswanya. Pak Budi menjawab dengan tegas dan merujuk pada prinsip tiga pilar pendidikan yang melibatkan guru, orang tua, dan masyarakat. Menurutnya, pendidikan yang efektif membutuhkan kolaborasi dari ketiga pilar ini untuk membentuk karakter siswa yang baik. “Dalam menghadapi tantangan seperti ini, kita harus mengedepankan tiga pilar pendidikan: guru yang berperan mendidik, orang tua yang memberikan dukungan di rumah, dan masyarakat yang memberikan nilai-nilai positif bagi anak. Tanpa sinergi dari ketiganya, pendidikan tidak akan berjalan optimal,” tegas Pak Budi.

 

Selain guru, acara ini juga dihadiri oleh perwakilan Komite Sekolah yang memberikan dukungan penuh terhadap program peningkatan kualitas tenaga pendidik di SMKN 1 Kalianget. Dukungan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sarana dan prasarana yang diperlukan untuk mendukung proses pembelajaran yang efektif dan berkualitas.

 

Dengan adanya pembinaan ini, para guru dan tenaga kependidikan didorong untuk terus berinovasi dalam metode pengajaran, memperbarui manajemen pendidikan, serta menanamkan nilai-nilai etika, kedisiplinan, dan tanggung jawab guna menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. “Saya berharap pembinaan ini dapat menginspirasi seluruh tenaga pendidik agar tidak hanya unggul dalam mengajar, tetapi juga menjadi teladan dalam etika dan kedisiplinan,” kata Bapak Ishak menutup sambutannya.

 

Dukungan dari Kepala Cabang Dinas Pendidikan, Komite Sekolah, dan kepala sekolah ini memperlihatkan komitmen bersama dalam membentuk tenaga pendidik yang profesional dan siap membimbing siswa menuju masa depan yang lebih baik. Dengan pembinaan ini, SMK Negeri 1 Kalianget optimis dapat mencetak generasi unggul yang siap menghadapi tantangan global serta menjadi contoh positif dalam dunia pendidikan.

PIK-R Lorong Cangka Kembali Torehkan Prestasi di Ajang Duta Genre 2024

PIK-R Lorong Cangka kembali menunjukkan prestasinya di tingkat Kabupaten Sumenep. Dalam ajang Duta Genre Choice Award 7.0 Tahun 2024, perwakilan PIK-R Lorong Cangka berhasil meraih Juara 3 melalui Irfan Zaky, siswa kelas X DPIB, yang tampil penuh percaya diri dan semangat juang tinggi. Keberhasilan ini merupakan pencapaian luar biasa, mengingat pada tahun 2021 PIK-R Lorong Cangka juga pernah meraih peringkat yang sama.

Ibu Eka Kusumasari, S.Pd., selaku Pembina PIK-R Lorong Cangka, menyampaikan rasa bangga dan apresiasi mendalam atas usaha serta kerja keras yang ditunjukkan oleh Irfan Zaky dalam ajang bergengsi ini. “Selamat kepada Irfan Zaky yang telah mengharumkan nama PIK-R Lorong Cangka dan SMKN 1 Kalianget. Kami berharap pencapaian ini dapat menjadi motivasi untuk terus berkembang menjadi remaja yang berintelektual, berprestasi, percaya diri, dan menjaga kesehatan diri,” ucap Ibu Eka dengan penuh harapan.

Tidak hanya sekadar meraih juara, Ibu Eka juga berharap agar Irfan Zaky dapat menjadi teladan bagi siswa-siswi lainnya di SMKN 1 Kalianget. Di tengah tantangan masa remaja yang semakin kompleks, Irfan diharapkan mampu mengajak teman-teman sebaya untuk mengembangkan sikap sehat, mandiri, berintelektual, serta membangun kepercayaan diri yang luar biasa. Sebagai sosok Duta Genre, Irfan diharapkan dapat menyebarkan pemahaman tentang pentingnya gaya hidup sehat, kepercayaan diri, dan kecakapan sosial yang menjadi pondasi bagi generasi muda.

Selain Irfan Zaky, PIK-R Lorong Cangka juga berhasil menorehkan prestasi lain yang tak kalah membanggakan. Nor Ayati, siswi kelas X DKV 1, berhasil masuk ke dalam 10 besar Duta Genre Choice Award 7.0 di Kabupaten Sumenep. Keberhasilan Nor Ayati semakin memperkuat posisi PIK-R Lorong Cangka sebagai salah satu organisasi yang aktif dalam mengembangkan potensi generasi muda di SMKN 1 Kalianget. Ibu Eka turut menyampaikan ucapan selamat kepada Nor Ayati dan mendorongnya untuk terus mengembangkan diri serta berkontribusi lebih dalam membentuk remaja yang tangguh dan berwawasan luas.

Partisipasi dalam ajang Duta Genre ini tidak hanya menambah deretan prestasi bagi PIK-R Lorong Cangka, tetapi juga memberikan pengalaman berharga bagi para peserta. Melalui ajang ini, siswa-siswi mendapatkan wawasan mengenai pentingnya memiliki sikap sehat secara fisik dan mental, membangun kepercayaan diri, serta menjadi generasi yang bertanggung jawab dan mandiri.

Semoga prestasi yang diraih oleh Irfan Zaky dan Nor Ayati dapat menjadi inspirasi bagi siswa-siswi lainnya di SMKN 1 Kalianget untuk terus berprestasi dan mengembangkan potensi diri. Mari bersama-sama kita wujudkan generasi muda yang tangguh, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan masa depan. Selamat atas pencapaian luar biasa ini!

Kejuaraan Pencak Silat UIM Cup 2 Se-Madura: Moh. Akbar Hariyanto dari SMK Negeri 1 Kalianget Raih Juara 1 Kategori Pesilat Terbaik Dewasa

Prestasi luar biasa kembali ditorehkan oleh SMK Negeri 1 Kalianget melalui siswa berprestasi mereka, Moh. Akbar Hariyanto, dari kelas XII TKR 1, yang berhasil meraih gelar Juara 1 Pencak Silat Kategori Pesilat Terbaik Dewasa dalam Kejuaraan Pencak Silat UIM Cup 2 Se-Madura. Kejuaraan bergengsi ini diselenggarakan oleh Universitas Islam Madura (UIM) dan diikuti oleh berbagai peserta berbakat dari seluruh penjuru Madura. Akbar tampil impresif, menyingkirkan lawan-lawannya dengan teknik dan kekuatan yang unggul.

Keberhasilan ini merupakan buah dari kerja keras Akbar yang selama ini tekun berlatih dan mendalami teknik-teknik pencak silat. Ia juga menunjukkan mentalitas juara yang kuat, mampu menghadapi tekanan dalam setiap pertandingan hingga akhirnya mencapai puncak kemenangan. Menanggapi pencapaiannya, Akbar mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas hasil yang ia peroleh.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur bisa meraih juara pertama di kategori pesilat terbaik dewasa. Ini berkat dukungan dari keluarga, teman-teman, dan terutama bimbingan Pak Abidin sebagai pembina saya. Tidak mudah mencapai prestasi ini, perlu banyak latihan dan konsistensi. Saya juga belajar banyak dari kegagalan sebelumnya, yang membuat saya lebih kuat dan percaya diri,” kata Akbar dengan penuh antusias.

Pak Abidin, pembina pencak silat di SMK Negeri 1 Kalianget, turut memberikan apresiasi. “Akbar adalah contoh teladan dari kerja keras dan semangat tinggi. Kami bangga dengan pencapaiannya,” ujar Pak Abidin singkat.

Prestasi Akbar ini tidak hanya membanggakan dirinya sendiri tetapi juga menjadi kebanggaan besar bagi SMK Negeri 1 Kalianget. Pihak sekolah berharap agar pencapaian ini dapat memotivasi siswa-siswa lain untuk terus mengejar prestasi, baik di bidang akademik maupun non-akademik. Pencapaian ini juga menegaskan komitmen SMK Negeri 1 Kalianget dalam mendukung perkembangan bakat dan minat siswa di berbagai bidang.

Dengan prestasi gemilang ini, Akbar diharapkan dapat melangkah lebih jauh dalam berbagai kejuaraan, mengharumkan nama sekolah, dan menginspirasi teman-temannya untuk terus berjuang meraih impian serta mengukir prestasi.

Koordinasi Pendidikan SMK Negeri 1 Kalianget: Kepala Sekolah dan Waka Kurikulum Sampaikan Arahan Strategis

SMK Negeri 1 Kalianget, 23 Oktober 2024 – Dalam rangka meningkatkan efektivitas pelaksanaan program pendidikan, Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Kalianget, Bapak Ishak, bersama Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Bapak Agung Setiawan, menggelar rapat koordinasi dengan seluruh Guru dan Tenaga Kependidikan. Fokus pertemuan ini adalah penguatan pemahaman visi dan misi sekolah, penyelarasan program kurikulum, strategi menghadapi kenakalan siswa, serta disiplin guru dalam pelaksanaan tugas mengajar.

Dalam sambutannya, Bapak Ishak menekankan pentingnya kolaborasi antar guru dan tenaga pendidik untuk memastikan setiap program pendidikan berjalan lancar dan mencapai hasil yang diinginkan. Ia menggarisbawahi bahwa koordinasi ini merupakan langkah strategis untuk menyatukan visi pendidikan di sekolah dan memperkuat komitmen terhadap misi sekolah.

“Kita harus terus bersinergi dalam menghadapi berbagai tantangan pendidikan. Pemahaman bersama terhadap visi dan misi sekolah adalah fondasi utama agar kita bisa berjalan ke arah yang sama dan mencapai tujuan yang telah kita tetapkan bersama,” ujar Bapak Ishak.

Bapak Agung, sebagai Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, menekankan pentingnya penyesuaian kurikulum dengan kebutuhan industri, yang merupakan inti dari misi SMK untuk mencetak lulusan yang siap kerja. Ia juga menjelaskan bahwa pemahaman mendalam terhadap visi sekolah sangat penting bagi seluruh guru, karena hal ini akan mempengaruhi cara mereka mengajar dan membimbing siswa.

“Visi kita adalah mencetak lulusan yang kompeten dan berdaya saing di dunia kerja. Oleh karena itu, setiap guru harus memahami dengan baik arah kebijakan kurikulum yang kita terapkan, sehingga proses pembelajaran bisa berjalan efektif dan relevan dengan kebutuhan industri,” kata Bapak Agung. 

Selain itu, Bapak Agung menyoroti masalah kenakalan siswa, yang sering menjadi hambatan dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. Ia mengajak para guru untuk mengambil pendekatan yang lebih humanis dalam menangani kenakalan siswa, dengan memberikan bimbingan personal dan dukungan emosional.

“Kenakalan siswa bukan hanya masalah disiplin, tetapi juga tentang pemahaman dan perhatian. Saya berharap kita semua dapat lebih memahami latar belakang siswa dan membantu mereka menemukan solusi atas masalah yang dihadapi, sehingga mereka dapat berkembang menjadi individu yang lebih baik,” jelas Bapak Agung.

Lebih lanjut, Bapak Agung juga menekankan pentingnya disiplin dari para guru dalam melaksanakan tugas mengajar. Ia mengungkapkan keprihatinannya terhadap adanya beberapa guru yang sering meninggalkan kelas tanpa keterangan yang jelas. Hal ini, menurutnya, dapat mengganggu proses belajar mengajar dan menurunkan kualitas pendidikan.

“Saya ingin mengingatkan kepada seluruh guru untuk selalu menegakkan disiplin dalam tugas mengajar. Kehadiran di kelas sangat penting karena siswa membutuhkan bimbingan dan arahan dari kita. Jangan sampai kita meninggalkan kelas tanpa alasan yang jelas, karena hal ini bisa berdampak buruk pada motivasi dan disiplin siswa,” tegas Bapak Agung.

Ia juga menambahkan bahwa disiplin guru adalah cerminan dari tanggung jawab dan profesionalisme dalam menjalankan tugas sebagai pendidik. Oleh karena itu, Bapak Agung meminta seluruh guru untuk lebih memperhatikan jadwal dan komitmen dalam mengajar agar proses pembelajaran dapat berjalan dengan baik dan mencapai hasil yang maksimal.

Di akhir pertemuan, Bapak Ishak menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh guru dan tenaga kependidikan yang telah berperan aktif dalam menjalankan visi dan misi sekolah. Ia berharap koordinasi ini akan semakin mempererat kerja sama dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas.

“Kita semua adalah bagian penting dalam mencapai visi besar sekolah. Dengan sinergi yang kuat, kita bisa memberikan yang terbaik bagi siswa dan membantu mereka mencapai potensi maksimal mereka,” tutup Bapak Ishak.

Rapat koordinasi ini diharapkan menjadi tonggak awal dalam menyatukan pemahaman visi dan misi sekolah, menghadapi tantangan pendidikan, serta menegakkan kedisiplinan dan tanggung jawab dalam menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik bagi para siswa.

Pembukaan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) Tahun Pelajaran 2024/2025

Sumenep, 14 Oktober 2024 – SMKN 1 Kalianget menggelar acara Pembukaan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) yang berlangsung dengan penuh khidmat pada hari Senin, 14 Oktober 2024. Acara penting ini dihadiri oleh Penguji Eksternal dari Indutri, seluruh jajaran tenaga pendidik, guru-guru produktif, serta para peserta didik dari tujuh jurusan unggulan. Jurusan-jurusan tersebut meliputi Desain Komunikasi Visual (DKV), Nautika Kapal Penangkapan Ikan (NKPI), Teknik Kendaraan Ringan (TKR), Teknik Sepeda Motor (TSM), Teknik Ketenagalistrikan (TKL), Agriteknologi Pengolahan Hasil Pertanian (APHP), dan Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan (DPIB).

Tahun ini, Pembukaan UKK terasa sangat istimewa karena dilaksanakan di tengah semangat juang yang tinggi dari para peserta didik. Mereka datang dengan tekad bulat untuk menunjukkan kompetensi yang telah diasah selama bertahun-tahun di SMKN 1 Kalianget. Ketika para peserta didik memasuki lapangan sekolah dengan mengenakan seragam kebanggaan jurusan masing-masing, suasana haru dan kebanggaan tampak jelas. Lapangan sekolah dipenuhi oleh perasaan antusiasme dan kesiapan menghadapi tantangan besar ini.

Acara pembukaan dimulai dengan sambutan dari Bapak Ishak, S.Pd., MM., Kepala SMKN 1 Kalianget, yang menyampaikan pesan penting kepada para peserta didik. Dalam sambutannya, beliau menjelaskan bahwa UKK adalah momen krusial dimana para siswa harus membuktikan kemampuan dan kompetensi yang telah mereka pelajari sepanjang masa pendidikan. Ujian ini bukan sekadar formalitas, tetapi merupakan tolak ukur untuk menilai sejauh mana keahlian siswa siap diaplikasikan dalam dunia nyata. Beliau juga berpesan agar para peserta didik menghadapi ujian ini dengan semangat, kejujuran dan ketenangan, sembari menunjukkan kemampuan terbaik mereka. Hal ini sangat penting untuk memastikan mereka mampu bersaing di dunia kerja yang semakin kompetitif.

Dalam sambutannya, Bapak Ishak juga memberikan apresiasi yang besar kepada seluruh guru produktif yang telah berperan aktif membimbing para siswa. Beliau menekankan bahwa kesuksesan siswa tidak lepas dari kerja keras dan dedikasi para guru dalam memberikan ilmu dan keterampilan yang relevan sesuai dengan kebutuhan industri. Dedikasi ini ditujukan untuk memastikan para siswa siap menghadapi tantangan profesional di masa mendatang.

Acara semakin istimewa dengan adanya penyematan name tag kepada perwakilan siswa-siswi dari setiap jurusan oleh Bapak Ishak, S.Pd., MM. Penyematan name tag ini bukan sekadar simbol, tetapi merupakan bentuk kepercayaan dan tanggung jawab yang diberikan kepada perwakilan siswa-siswi untuk memimpin rekan-rekan mereka selama pelaksanaan UKK. Mereka diharapkan menjadi teladan dalam hal kedisiplinan, integritas, dan semangat berkompetisi yang sehat. Penyematan ini juga menjadi pengingat bagi seluruh peserta didik untuk senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran, sportifitas dan profesionalisme selama menjalani ujian. Nilai-nilai ini menjadi landasan penting untuk memastikan UKK berjalan dengan baik dan memberikan hasil yang optimal.

Setelah sesi penyematan, acara dilanjutkan dengan doa yang dipimpin oleh Bapak Musthofa, M.Pd.i. Dalam doanya, beliau memohon agar seluruh peserta didik diberikan kelancaran dan kemudahan dalam mengerjakan ujian, serta mendapatkan hasil yang terbaik sesuai dengan usaha yang telah mereka curahkan selama masa pendidikan. Doa tersebut juga mencerminkan harapan besar dari semua pihak agar para siswa tidak hanya sukses dalam ujian ini, tetapi juga sukses dalam karier mereka ke depan.

Dengan berakhirnya doa, rangkaian acara pembukaan UKK secara resmi ditutup. Semangat juang dan optimisme tampak jelas di wajah para peserta didik yang siap mengikuti ujian kompetensi mereka. Dengan bekal ilmu dan keterampilan yang telah mereka peroleh selama masa pendidikan, mereka siap untuk menunjukkan yang terbaik. Ujian ini diharapkan menjadi titik awal yang baik bagi para lulusan SMKN 1 Kalianget untuk melangkah ke dunia kerja dengan kompetensi, kepercayaan diri dan kualitas profesional yang tinggi.

Kegiatan UKK ini tidak hanya menjadi kesempatan bagi para siswa untuk membuktikan diri, tetapi juga bagi sekolah untuk menunjukkan kualitas pendidikan yang telah diberikan selama ini. Diharapkan, hasil dari UKK ini dapat menghasilkan lulusan yang kompeten, berdaya saing  dan siap berkontribusi dalam dunia industri atau melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. SMKN 1 Kalianget melalui UKK ini berkomitmen untuk terus mencetak lulusan yang mampu bersaing dan membawa nama baik sekolah serta daerah Sumenep di kancah yang lebih luas.

Dengan demikian, Uji Kompetensi Keahlian tahun ini diharapkan berjalan dengan lancar dan sukses, serta dapat memberikan motivasi dan inspirasi bagi angkatan-angkatan berikutnya. Kesuksesan UKK kali ini akan menjadi tolak ukur baru bagi SMKN 1 Kalianget dalam melahirkan lulusan-lulusan berkualitas yang siap menghadapi tantangan global.